MERINDU

MERINDU 

Wahai Dinda…

Sudikah kau berjalan bersamaku di bawah terik dan hujan

Bukan dalam naungan gemerlap kemewahan.

Sudikah kau menghabiskan waktumu untuk berlari bersamaku

Karena waktuku tak sekedar untuk menunggumu.

Dan dikala pilu menghujam remuk jantungmu

Kupastikan bahu ini selalu ada untukmu

Rebahkanlah gundah

Tuk sekedar mengusap peluhmu.

Aku berdiri di antara ribuan pria yang mengagumimu

Masih berdiri…Tak beranjak dari posisi.

Di antara kerumunan…

Ku dendangkan syair pelepas rindu

dan di belantara malam yang menguburkan sendu…

Sudikah kau ku persunting..?

Tuk bertahta di singgasana cintaku.

Aku…yang merindukan teduhnya tatapanmu.

Jakarta, 09 agustus 2017